Langsung ke isi
Sendow Pusat Bantuan

Membaca laporan keuangan (Laba Rugi, Neraca, Arus Kas, PPN)

Daftar isi
  1. Sebelum mulai
  2. Membuka laporan
  3. Isi tiap laporan
  4. Mengunduh PDF
  5. Melihat omzet dengan cepat
  6. Tips
  7. Pertanyaan umum

Artikel ini menjelaskan laporan keuangan di Send Flow: apa isi tiap laporan, cara memilih periode, dan laporan mana yang paling bisa diandalkan saat ini. Istilah akuntansinya dijelaskan dengan bahasa sehari-hari.

Sebelum mulai

  • Anda perlu hak Lihat keuangan & laporan untuk membuka halaman Laporan. Secara bawaan, peran Manager dan Staff punya hak ini, sedangkan Karyawan dan Kasir tidak. Atur di Peran dan hak akses.
  • Tombol Tutup Buku di halaman ini hanya tampil bagi pengguna dengan hak Kelola keuangan (jurnal, faktur, biaya).
  • Laporan hanya sebaik data yang dicatat. Pastikan transaksi bulan itu sudah lengkap.

Membuka laporan

  1. Buka Workspace → Send Flow → Laporan.
  2. Pilih laporan di sub-menu atas: Neraca, Neraca Saldo, Laba Rugi, Arus Kas, Buku Besar, atau PPN.
  3. Untuk mengganti bulan, klik kotak Filter periode…, pilih Periode, lalu terapkan.
Halaman Laporan tab Neraca
Laporan Neraca: ringkasan Total Aset, Kewajiban + Ekuitas, dan Status, serta rincian akun Aset, Kewajiban, dan Ekuitas. Tombol Tutup Buku dan ikon PDF ada di kanan atas.

Perlu diketahui

Neraca, Neraca Saldo, dan hasil Tutup Buku belum sepenuhnya akurat. Dalam kondisi tertentu, saldo akun dari jurnal manual, penyusutan aset, atau invoice bisa tidak ikut terhitung dengan benar. Jangan jadikan ketiganya dasar laporan resmi, pajak, atau pengajuan kredit sampai perbaikannya selesai. Untuk angka penjualan dan keuntungan, pakai Laba Rugi dan halaman Report.

Isi tiap laporan

Laba Rugi

Menjawab pertanyaan "bulan ini untung atau rugi?". Isinya Pendapatan, dikurangi HPP (harga pokok penjualan, yaitu modal barang yang terjual) dan Beban Operasional (biaya menjalankan usaha seperti gaji, listrik, sewa). Hasilnya Laba Bersih. Pengeluaran yang Anda catat di Transaksi masuk ke sini. Ini laporan utama yang paling bisa diandalkan saat ini.

Neraca

Foto posisi keuangan bisnis pada satu tanggal. Isinya tiga kelompok:

  • Aset — apa yang dimiliki bisnis: kas, bank, piutang, persediaan, aset tetap.
  • Kewajiban — apa yang masih harus dibayar: hutang dagang, hutang pajak, dan sebagainya.
  • Ekuitas — bagian milik pemilik: modal dan laba yang ditahan.

Rumusnya selalu Aset = Kewajiban + Ekuitas. Bila kedua sisi sama, kotak Status menunjukkan Seimbang.

Neraca Saldo

Daftar semua akun dengan saldo Debit atau Kredit-nya, beserta Total Debit dan Total Kredit. Laporan ini dipakai akuntan untuk memeriksa apakah pembukuan sudah seimbang. Sederhananya, setiap transaksi dicatat di dua sisi (debit dan kredit) dengan jumlah yang sama, sehingga totalnya harus sama.

Arus Kas

Ringkasan Arus Masuk (Kas & Bank), Arus Keluar (HPP & Beban), dan Arus Kas Bersih. Berguna untuk melihat apakah uang tunai bertambah atau berkurang.

Buku Besar

Rincian semua mutasi per akun: Saldo Awal, lalu setiap baris Tanggal, Referensi, Keterangan, Debit, Kredit, dan Saldo. Pilih akunnya lewat filter Akun di kotak filter. Pakai ini saat Anda ingin menelusuri dari mana angka suatu akun berasal.

PPN

Rekap PPN Keluaran (pajak yang Anda pungut dari penjualan) dan PPN Masukan (pajak yang Anda bayar saat membeli), beserta selisihnya: Kurang bayar, Lebih bayar, atau nihil. Rinciannya menampilkan DPP (dasar pengenaan pajak) dan nilai PPN per transaksi.

Perlu diketahui

Laporan Arus Kas belum bisa dirinci per bulan. Untuk melihat uang masuk dan keluar bulan tertentu, pakai Laba Rugi atau mutasi di Kas & Bank dengan filter Bulan.

Mengunduh PDF

Klik ikon PDF di kanan atas halaman Laporan.

  • Dari tab PPN, yang diunduh adalah laporan PPN.
  • Dari tab Neraca Saldo, yang diunduh adalah Neraca Saldo.
  • Dari tab lainnya, yang diunduh adalah gabungan Laba Rugi dan Neraca.

Melihat omzet dengan cepat

Jika yang Anda butuhkan hanya total penjualan, tidak perlu membuka laporan akuntansi. Halaman Report menampilkan omzet total dan per modul, dengan pilihan hari ini, bulan ini, tahun ini, atau tanggal tertentu. Lihat Melihat omzet di Report.

Tips

  • Isi Saldo Awal sebelum mencatat transaksi pertama. Lihat Bagan Akun, Saldo Awal, dan Aset Tetap.
  • Catat semua biaya, termasuk biaya kecil, agar Laba Rugi mendekati kondisi sebenarnya.
  • Lakukan rekonsiliasi bank setiap bulan. Lihat Kas & Bank.
  • Bandingkan Laba Rugi bulan ini dengan bulan lalu lewat Filter periode… untuk melihat tren usaha Anda.

Pertanyaan umum

Kenapa laba di Laba Rugi berbeda dengan saldo kas saya?

Laba dihitung dari pendapatan dikurangi biaya, termasuk yang belum dibayar atau belum diterima (piutang dan hutang). Saldo kas hanya menghitung uang yang benar-benar masuk dan keluar. Jadi keduanya wajar berbeda.

Neraca saya tidak seimbang. Apa yang harus dilakukan?

Periksa dulu apakah ada jurnal manual, penyusutan aset, atau invoice di periode itu, karena ketiganya termasuk keterbatasan yang sedang diperbaiki. Catat temuan Anda dan lihat daftar masalah yang diketahui.

Bisakah laporan ini dipakai untuk lapor pajak?

Laporan PPN dan Laba Rugi bisa menjadi bahan awal. Namun, periksa ulang bersama konsultan pajak atau akuntan Anda sebelum melapor, terutama selama Neraca masih memiliki keterbatasan di atas.