from Sendow
U
Universitas Gadjah Mada
Ekosistem Coworking dan Kafe Studi Tumbuh di Koridor Utara UGM

Ekosistem Coworking dan Kafe Studi Tumbuh di Koridor Utara UGM

Koridor Gejayan hingga Jalan Kaliurang di utara UGM menjelma menjadi klaster kafe studi dan ruang kerja bersama. Wifi cepat, colokan melimpah, dan suasana tenang menjadikannya kantor kedua bagi mahasiswa dan pekerja lepas.

Model usaha ini memadukan kuliner dengan penyewaan ruang dan acara komunitas. Banyak kafe menjadi tuan rumah lokakarya, peluncuran produk, dan sesi jejaring yang memperkuat ekosistem kreatif kota.

Bagi pemilik usaha, pencatatan dan pemesanan digital membantu mengelola perputaran tempat duduk dan menu yang padat. Data pelanggan menjadi modal untuk program loyalitas yang menjaga mahasiswa tetap kembali.

Foto & Sumber: Universitas Gadjah Mada © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

U
Universitas Gadjah Mada
Startup Mahasiswa UGM Tembus Pendanaan, Inkubator Kampus Panen Prestasi

Startup Mahasiswa UGM Tembus Pendanaan, Inkubator Kampus Panen Prestasi

Ekosistem kewirausahaan di Universitas Gadjah Mada terus mencetak rintisan yang naik kelas. Inkubator dan pusat inovasi kampus mendampingi tim mahasiswa dari tahap ide hingga produk siap pasar, dengan sejumlah di antaranya menembus program pendanaan tingkat nasional.

Bidang yang paling menonjol adalah teknologi pertanian, kesehatan digital, dan solusi UMKM. Kedekatan dengan fakultas riset membuat produk yang lahir memiliki fondasi ilmiah sekaligus relevan dengan kebutuhan pasar.

Bagi ekosistem Yogyakarta, gelombang ini memperkuat posisi kota sebagai simpul talenta digital. Ruang kerja bersama dan komunitas kreatif di sekitar kampus menjadi tempat rintisan tumbuh sebelum melebarkan sayap ke pasar yang lebih luas.

Foto & Sumber: Universitas Gadjah Mada © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

U
Universitas Gadjah Mada
Riset UGM Digandeng Industri, Hilirisasi Inovasi Kampus Menguat

Riset UGM Digandeng Industri, Hilirisasi Inovasi Kampus Menguat

Kolaborasi antara periset Universitas Gadjah Mada dan pelaku industri makin intensif. Skema riset bersama memungkinkan hasil laboratorium diuji, disempurnakan, dan diproduksi dalam skala yang lebih besar bersama mitra usaha.

Fokus hilirisasi mencakup pangan fungsional, material baru, hingga perangkat kesehatan. Model ini memberi nilai tambah pada riset kampus sekaligus membuka peluang investasi bagi industri yang mencari inovasi teruji.

Bagi mahasiswa, kolaborasi ini menjadi jembatan ke dunia kerja dan wirausaha. Banyak yang terlibat langsung dalam proyek, memperoleh pengalaman industri sekaligus jejaring yang berguna saat merintis usaha sendiri.

Foto & Sumber: Universitas Gadjah Mada © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

U
Universitas Gadjah Mada
Wisata Kampus dan Heritage Jogja Perkuat Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Wisata Kampus dan Heritage Jogja Perkuat Ekonomi Kreatif Mahasiswa

Yogyakarta memadukan wajah kota pelajar dan kota wisata dengan mulus. Kunjungan ke kampus UGM, kawasan Tugu, dan Malioboro menjadi paket pengalaman yang menarik bagi wisatawan sekaligus calon mahasiswa dan orang tua.

Geliat kunjungan ini menghidupkan ekonomi kreatif mahasiswa — dari jasa pemandu, konten media sosial, hingga merchandise khas Jogja. Kampus menjadi bagian dari peta wisata edukasi kota.

Bagi UMKM di sekitar kampus dan kawasan heritage, momentum ini membuka pasar yang luas. Kehadiran digital membuat produk lokal mudah ditemukan pengunjung yang datang sepanjang tahun.

Foto & Sumber: Universitas Gadjah Mada © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

U
Universitas Gadjah Mada
Sunmor UGM Jadi Inkubator UMKM Kuliner dan Fesyen Anak Muda Jogja

Sunmor UGM Jadi Inkubator UMKM Kuliner dan Fesyen Anak Muda Jogja

Sunday Morning di kawasan Lembah UGM bukan sekadar pasar akhir pekan, melainkan tempat lahirnya banyak usaha muda Yogyakarta. Dari lapak sederhana, sejumlah brand kuliner dan fesyen tumbuh hingga memiliki gerai dan kanal daring sendiri.

Perputaran pengunjung yang besar menjadikan Sunmor arena uji pasar yang ideal. Pelaku usaha bisa langsung membaca respons konsumen terhadap produk, harga, dan kemasan sebelum memperbesar skala.

Digitalisasi menjadi lompatan berikutnya. Dengan katalog dan pembayaran daring, pedagang Sunmor kini melayani pelanggan yang tak sempat datang, memperpanjang umur usaha melampaui akhir pekan.

Foto & Sumber: Universitas Gadjah Mada © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

—