Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pasar keuangan Indonesia mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Senin (28/9/2026), dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 1,51% ke level 6.147,86. Sementara itu, nilai tukar rupiah tertekan dan mendekati level psikologis Rp 18.000 per dolar AS, ditutup di Rp 17.965. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar AS akibat kenaikan suku bunga Federal Reserve yang baru saja menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Selain itu, inflasi global yang tinggi dan kenaikan harga komoditas energi juga memberi tekanan pada nilai tukar rupiah. Bursa Efek Indonesia juga menghapus batas minimum perdagangan saham, yang memungkinkan perdagangan saham dengan harga lebih rendah, berpotensi meningkatkan likuiditas pasar.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar