BN
BBC News Indonesia
Internasional
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
BN
Presiden China Xi Jinping menerima sambutan kenegaraan yang meriah dari Presiden AS Donald Trump, namun tidak semua keinginannya terpenuhi. Meski ada upacara dan jamuan makan malam, perpanjangan gencatan yang diharapkan Beijing hanya berlaku beberapa bulan, bukan setahun. Hal ini menunjukkan bahwa AS ingin China melakukan lebih banyak sebelum memberikan konsesi jangka panjang. Dalam konteks perekonomian China yang tertekan, akses pasar luar negeri menjadi penting bagi Xi untuk melindungi ekspor dari tarif tinggi AS. Isu Taiwan juga menjadi sorotan, di mana Xi menekankan garis merah terkait penjualan senjata AS kepada Taiwan, sementara Trump terikat undang-undang untuk membantu pulau tersebut. Meskipun ada pembicaraan tentang kecerdasan buatan, belum ada kesepakatan konkret yang dicapai. Di balik sambutan mewah, persaingan antara AS dan China tetap berlangsung sengit.
Foto & Sumber: BBC News Indonesia · © BBC News Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar