Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pemerintah Indonesia berencana meningkatkan belanja pertahanan dengan alokasi besar dari Pinjaman Dalam Negeri (PDN) dan Pinjaman Luar Negeri (PLN). Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas telah menetapkan alokasi PDN sebesar Rp 54 triliun dan PLN sekitar US$34,8 miliar untuk periode 2025-2029. Namun, ada kemungkinan PLN dapat meningkat hingga mendekati US$50 miliar, seiring dengan tawaran pinjaman bilateral dari negara lain. Rencana ini menghadapi risiko fiskal dan operasional, dan Kementerian Pertahanan sedang menjajaki pembiayaan dari Danantara untuk mendukung rencana belanja pertahanan secara masif. Diskusi lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan diperlukan untuk mengelola risiko utang baru yang akan muncul dari akuisisi peralatan perang.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar