Ekonomi Kreatif Muda Sampit Tumbuh dari Kuliner Sungai dan Kopi
Generasi muda Sampit menghidupkan gelombang usaha kreatif: kedai kopi tepian, kuliner ikan khas Mentaya, dan studio desain yang mengangkat identitas kota sungai.
Kekayaan perairan menjadi bahan baku kebanggaan yang diolah menjadi produk dan konten menarik bagi pasar muda dan wisatawan.
Komunitas kreatif memanfaatkan ruang publik tepian sebagai panggung, memperkuat merek Sampit sebagai kota dagang yang juga kreatif.
Foto & Sumber: Sampit © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Ikan Jelawat, Ikon Kota yang Jadi Andalan Ekonomi Perikanan Sampit
Ikan jelawat, kekayaan khas perairan Sungai Mentaya, menjadi identitas Kota Sampit hingga diabadikan sebagai patung ikon kota. Komoditas ini bernilai ekonomi tinggi bagi warga.
Budidaya dan pengolahan ikan jelawat menjadi peluang ekonomi yang dikembangkan UMKM setempat. Produk olahan ikan menjadi andalan kuliner dan oleh-oleh kota.
Digitalisasi pemasaran membantu pelaku perikanan menjangkau pasar lebih luas, memperkuat rantai ekonomi berbasis kekayaan sungai.
Foto & Sumber: Sampit © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Infrastruktur dan Konektivitas Sampit Terus Ditingkatkan
Sampit terus membenahi infrastruktur untuk memperkuat perannya sebagai simpul ekonomi. Pembenahan pelabuhan, jalan, dan ruang publik memperlancar mobilitas orang dan barang.
Penataan kawasan tepian sungai dan taman kota menghadirkan ruang publik baru yang menghidupkan aktivitas warga dan membuka titik ekonomi.
Pembenahan ini memperkuat daya saing kota sebagai pusat perdagangan dan layanan di kawasan timur Kalimantan Tengah.
Foto & Sumber: Sampit © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Sampit Perkuat Peran sebagai Simpul Dagang Kalimantan Tengah
Sebagai ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit menjadi simpul dagang penting Kalimantan Tengah. Pelabuhan Mentaya melayani arus barang dan hasil bumi ke berbagai daerah.
Sektor perdagangan, perkebunan, dan jasa logistik terus tumbuh seiring membaiknya konektivitas sungai dan darat. Kota ini menjadi pintu masuk ekonomi bagi kawasan sekitar.
Bagi UMKM, geliat perdagangan ini membuka pasar yang luas. Kehadiran digital menjadi kunci memperluas jangkauan melampaui batas kota.
Foto & Sumber: Sampit © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Full load
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar