Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia terjatuh ke level 6.058 pada pembukaan perdagangan Kamis (01/10), dengan nilai Rupiah melemah menjadi Rp 17.920 per Dolar AS. Menurut Elvan Chandra Widyatama, FX Analyst dari CNBC Indonesia Research, faktor eksternal seperti penguatan Dolar AS dan lonjakan harga minyak mentah menjadi penyebab utama pelemahan ini. Untuk memperkuat Rupiah, Indonesia perlu belajar dari Ringgit Malaysia dan Dolar Singapura, serta melakukan upaya strategis dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Foto & Sumber: CNBC Market · © CNBC Market
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar