Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Sylvia Vianty Ranita, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, menekankan perlunya kajian mendalam untuk mengoptimalkan transisi energi bersih di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa kesiapan Indonesia dalam mengadopsi inovasi energi bersih, terutama di sektor usaha, masih kurang diperhatikan. Rendahnya kepedulian terhadap penggunaan plastik dan pendekatan bisnis yang praktis menjadi tantangan utama. Sylvia mengusulkan penggunaan alternatif ramah lingkungan, seperti daun atau kertas, untuk mengurangi plastik. Ia juga menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan upaya menjaga lingkungan. Kementerian Lingkungan Hidup mendukung inisiatif ini dengan mendorong dunia usaha untuk berinovasi demi keberlanjutan sosial dan lingkungan, serta memulihkan lingkungan melalui berbagai program, termasuk transisi energi bersih dan ekonomi hijau.
Foto & Sumber: ANTARA Sumatera Utara · © ANTARA Sumatera Utara
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar