Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mempercepat eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi (migas) untuk menghadapi gejolak geopolitik yang memicu kenaikan harga minyak dunia. Wakil Menteri ESDM Yuliot menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan kemudahan dalam proses eksplorasi, baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun badan usaha. Dengan memetakan sejumlah lapangan migas yang memiliki potensi produksi 2.500–3.000 barel per hari, pemerintah menargetkan produksi 1 juta barel minyak per hari pada tahun 2029–2030 untuk mencapai swasembada energi nasional. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap harga minyak dunia yang sempat mencapai 107 dolar AS per barel pada akhir September 2026.
Foto & Sumber: ANTARA DI Yogyakarta · © ANTARA DI Yogyakarta
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar