Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Indonesia mengirimkan sampel darah dari bangkai diduga paus yang terdampar di Perairan Sungai Bahale, Indragiri Hilir, Riau, ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta. Penata Kelautan dan Perikanan KKP, Sefriyanto Permana, menyatakan bahwa identifikasi jenis paus belum dapat dilakukan hanya berdasarkan foto atau pengamatan langsung di lokasi. Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat mengungkap jenis paus tersebut dalam waktu sekitar satu bulan. Kondisi bangkai yang terbalik dan mengalami pembusukan menjadi kendala dalam proses identifikasi, sehingga informasi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan dengan kejadian serupa di Palembang, Sumatera Selatan.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar