Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengusulkan pemisahan Badan Pendapatan dan Aset Daerah menjadi dua lembaga terpisah untuk meningkatkan pengelolaan fiskal daerah. Usulan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, dalam pertemuan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Jakarta. Menurutnya, pemisahan ini penting agar pengelolaan pendapatan dan aset dapat dilakukan lebih fokus dan efisien. Saat ini, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT mencapai sekitar Rp1,7 triliun dari target Rp2,1 triliun, dengan tantangan utama berasal dari kepatuhan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor yang masih rendah. Selain itu, audiensi juga membahas usulan 49 formasi jabatan fungsional Ahli Utama untuk memenuhi kebutuhan SDM berkeahlian tinggi di lingkungan Pemprov NTT.
Foto & Sumber: ANTARA Nusa Tenggara Timur · © ANTARA Nusa Tenggara Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar