Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong industri furnitur Indonesia untuk memperluas pasar ekspor guna mengurangi ketergantungan pada pasar tertentu, terutama Amerika Serikat yang menyerap 60% ekspor. Dalam acara International Furniture and Craft Fair Indonesia (IFFINA)+ 2026, Airlangga menekankan pentingnya membangun hubungan langsung dengan pembeli internasional dan memperkuat jejaring perdagangan. Pada 2025, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan furnitur sebesar 473,31 juta dolar AS dengan pangsa pasar global 0,77%. Airlangga juga menyatakan perlunya pengembangan desain produk yang ramah lingkungan dan sesuai dengan selera pasar global. Pemerintah menyediakan dukungan insentif dan program untuk meningkatkan daya saing industri furnitur, serta mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan kesempatan dalam IFFINA+ 2026 untuk memperluas akses pasar.
Foto & Sumber: ANTARA Jawa Timur · © ANTARA Jawa Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar