Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 gigawatt (GW) memerlukan investasi sekitar US$70-73 miliar atau Rp1.306 triliun. Proyek ini ditargetkan selesai dalam tiga tahun dan merupakan bagian dari komitmen Indonesia untuk mencapai net zero emission pada 2050-2060, meskipun beberapa negara lain mundur dari Paris Agreement. Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan pengusaha untuk merealisasikan proyek ini. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengembangan PLTS 100 GW merupakan strategi untuk memperkuat kemandirian energi dan mengurangi ketergantungan pada energi asing.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar