Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur terus memantau 134 titik panas yang berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kepala Pelaksana BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, menegaskan pentingnya sinkronisasi data antar daerah untuk menghindari informasi yang simpang siur. Asap yang menyebar di Kaltim telah mempengaruhi aktivitas pembelajaran di Kabupaten Kutai Kartanegara, yang terpaksa dialihkan secara daring. Di sisi lain, hujan di beberapa daerah seperti Kutai Timur membantu meredakan sebaran titik panas. Dampak asap juga mengganggu penerbangan di Bandara APT Pranoto Samarinda. BPBD mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat vegetasi masih kering.
Foto & Sumber: ANTARA Kalimantan Timur · © ANTARA Kalimantan Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar