Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Stres yang berkepanjangan dapat memicu dan memperburuk masalah pencernaan seperti refluks asam dan gastritis. Hal ini terjadi karena adanya komunikasi antara otak dan sistem pencernaan melalui sumbu otak-usus. Ketika stres, tubuh mengeluarkan hormon stres yang dapat memengaruhi fungsi pencernaan, meningkatkan sensitivitas terhadap rasa sakit, dan mengubah pola makan. Profesor Giovanni Leonetti dari UniCamillus menjelaskan bahwa stres dapat meningkatkan produksi cairan pencernaan asam dan mengurangi perlindungan lapisan lambung. Untuk menjaga kesehatan pencernaan, penting untuk mengelola stres, memperhatikan pola makan, dan melakukan aktivitas fisik yang relaksasi. Jika keluhan pencernaan berlanjut, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Foto & Sumber: CNN Indonesia Gaya Hidup · © CNN Indonesia Gaya Hidup
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar