Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Selama lebih dari dua dekade, perguruan tinggi di Indonesia didorong untuk meningkatkan produktivitas penelitian melalui publikasi ilmiah. Meskipun penting untuk membangun budaya penelitian, masalah muncul ketika publikasi menjadi alat untuk karier akademik, di mana dosen dituntut memenuhi kuota artikel dan memilih jurnal berdasarkan indeks. Hal ini menggeser fokus dari substansi penelitian menjadi angka untuk kenaikan jabatan, mengabaikan pertanyaan penting tentang kontribusi dan manfaat penelitian.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar