Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Seorang pemuda asal Singapura, Malone Lam, mengaku bersalah atas pencurian bitcoin senilai USD 245 juta (Rp 4,3 triliun), menjadikannya salah satu perampokan terbesar di AS. Lam merekrut timnya melalui game online, membagi tugas untuk menipu korban agar menyerahkan kode dompet kripto mereka. Ia dan kelompoknya kemudian mencuci bitcoin curian selama berbulan-bulan. Lam menghadapi hukuman hingga 20 tahun penjara, dengan tanggal hukumannya yang belum ditentukan. Meski begitu, ia dan timnya menggunakan hasil curian untuk berfoya-foya, menyewa rumah mewah dan membeli barang-barang mahal, termasuk mobil super dan jam tangan mahal. Lam ditangkap oleh FBI pada September 2024.
Foto & Sumber: Detik inet · © Detik inet
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar