from Sendow
B
Bima
Bima Perkuat Peran sebagai Gerbang Timur Sumbawa

Bima Perkuat Peran sebagai Gerbang Timur Sumbawa

Kota Bima menempati posisi strategis sebagai gerbang timur Pulau Sumbawa dan penghubung menuju kawasan Nusa Tenggara Timur. Pelabuhan dan bandaranya menjadikan kota ini simpul mobilitas barang dan orang yang penting.

Sektor perdagangan, distribusi, dan jasa terus tumbuh seiring meningkatnya konektivitas darat, laut, dan udara. Bima menjadi kota layanan bagi kabupaten sekitar dan kawasan timur yang lebih luas.

Bagi UMKM, peran ini membuka peluang untuk hadir secara digital agar terhubung dengan rantai pasok dan pasar yang lebih luas melampaui batas kota.

Foto & Sumber: Bima © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

B
Bima
Potensi Wisata Bahari Teluk Bima Mulai Dikembangkan

Potensi Wisata Bahari Teluk Bima Mulai Dikembangkan

Teluk Bima dengan air tenang dan pantai-pantai seperti Kalaki menyimpan potensi wisata bahari yang mulai dikembangkan. Keanekaragaman hayati lautnya menjadi daya tarik bagi wisata penyelaman dan rekreasi pesisir.

Pengembangan pantai sebagai destinasi rekreasi keluarga menghidupkan ekonomi warga pesisir. Warung seafood, penyewaan, dan jasa wisata tumbuh seiring meningkatnya kunjungan.

Bagi UMKM perikanan dan kuliner, wisata bahari membuka pasar baru. Kehadiran digital membantu produk dan layanan pesisir Bima menjangkau wisatawan yang lebih luas.

Foto & Sumber: Bima © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

B
Bima
Tenun Nggoli Bima Naik Kelas Tembus Pasar Nasional

Tenun Nggoli Bima Naik Kelas Tembus Pasar Nasional

Tenun Nggoli adalah kain tradisional khas Bima dengan motif dan warna yang khas, ditenun turun-temurun oleh perempuan Mbojo. Warisan budaya ini kini tampil di panggung yang lebih luas melalui inovasi produk.

Kolaborasi dengan desainer menghasilkan busana modern, tas, dan produk turunan dari tenun Nggoli. Penjualan daring membawa produk perajin Bima menjangkau pasar di Jawa dan luar daerah.

Pemerintah mendorong sentra tenun menjadi destinasi wisata edukasi. Digitalisasi katalog menjadi jembatan agar warisan tenun Bima terus hidup dan menguntungkan perajin.

Foto & Sumber: Bima © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

B
Bima
Bawang Merah Bima Perkuat Posisi sebagai Sentra Nasional

Bawang Merah Bima Perkuat Posisi sebagai Sentra Nasional

Bima dan kawasan sekitarnya dikenal sebagai salah satu sentra bawang merah terbesar di Indonesia. Komoditas unggulan ini menjadi tulang punggung ekonomi pertanian yang memasok pasar di Jawa dan luar daerah.

Hilirisasi dan pengolahan bawang menjadi produk bernilai tambah seperti bawang goreng kemasan membuka peluang UMKM. Inovasi produk menambah nilai jual di luar penjualan mentah.

Digitalisasi rantai pasok dan pemasaran membantu petani dan UMKM terhubung langsung dengan pembeli. Teknologi menjadi kunci memperkuat posisi Bima sebagai lumbung bawang nasional.

Foto & Sumber: Bima © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

B
Bima
Wisata Sejarah Kesultanan Bima Ditata untuk Tarik Kunjungan

Wisata Sejarah Kesultanan Bima Ditata untuk Tarik Kunjungan

Kota Bima menyimpan warisan sejarah Kesultanan Bima yang pernah menjadi kekuatan maritim di timur Sumbawa. Museum Asi Mbojo yang menempati bekas istana kesultanan menjadi pusat pelestarian sekaligus daya tarik wisata budaya.

Penataan kawasan bersejarah dan pengembangan wisata budaya menjadi upaya kota memperkuat identitasnya. Perpaduan sejarah, tradisi Mbojo, dan kearifan lokal menjadi modal wisata yang unik.

Bagi UMKM cinderamata dan kuliner, geliat wisata budaya membuka pasar baru. Kehadiran digital menjadi kunci memasarkan produk khas Bima kepada wisatawan.

Foto & Sumber: Bima © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli

—