Benteng Keraton Wolio Jadi Andalan Wisata Sejarah Bau-Bau
Benteng Keraton Wolio yang tercatat sebagai benteng terluas di dunia menjadi ikon wisata sejarah Bau-Bau. Kemegahan dinding batu karang dan situs di dalamnya menarik kunjungan wisatawan.
Arus kunjungan menghidupkan ekonomi warga di kawasan keraton melalui jasa pemandu, kuliner, dan cendera mata. Wisata sejarah menjadi tulang punggung pariwisata kota.
Pemerintah daerah mengembangkan kawasan benteng sebagai destinasi budaya unggulan, mengangkat warisan Kesultanan Buton ke panggung pariwisata nasional.
Foto & Sumber: Bau-Bau © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Tenun Buton Rambah Pasar Fesyen Nasional Lewat Kanal Digital
Tenun Buton dengan motif khasnya kini tampil di panggung fesyen yang lebih luas. Kolaborasi dengan desainer menghasilkan produk turunan seperti busana, tas, dan aksesori bernilai tambah.
Penjualan daring menjadi pengungkit utama. Perajin yang dulunya mengandalkan pesanan lokal kini menjangkau pembeli dari berbagai kota yang mengapresiasi keunikan tenun Buton.
Pemerintah daerah mendorong tenun menjadi ikon ekonomi kreatif sekaligus daya tarik wisata belanja, melengkapi kekayaan budaya Bau-Bau.
Foto & Sumber: Bau-Bau © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Potensi Wisata Bahari Bau-Bau Tarik Minat Investasi
Keindahan pantai dan gugusan pulau di sekitar Bau-Bau menarik minat investasi pengembangan ekowisata. Potensi wisata bahari menjadi daya tarik utama bagi pengembang.
Pengembangan akomodasi dan fasilitas wisata dilakukan dengan mengedepankan keberlanjutan dan pelibatan warga. Model ini menjaga manfaat ekonomi tetap dinikmati masyarakat lokal.
Bagi pelaku usaha, tumbuhnya wisata bahari membuka peluang jasa transportasi, kuliner, dan homestay yang memperluas ekonomi kawasan kepulauan.
Foto & Sumber: Bau-Bau © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Penataan Kawasan Kamali Tambah Ruang Usaha Kuliner Malam
Kawasan tepi laut Kamali terus ditata menjadi ruang publik yang nyaman dan menarik. Taman kota, penerangan, dan zona kuliner membuat kawasan ini ramai sepanjang malam.
Penataan ini menambah ruang usaha bagi pelaku kuliner dan ekonomi kreatif. Trafik pengunjung yang stabil memberi kepastian bagi UMKM tepi laut.
Wajah baru Kamali memperkuat daya tarik Bau-Bau sebagai kota pesisir yang nyaman dikunjungi sekaligus tempat berusaha.
Foto & Sumber: Bau-Bau © Foto: Sendow Insight — hak cipta milik pemilik/penerbit asli
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar
Full load
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar