Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Center of Economic and Law Studies (CELIOS) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah, yang mencapai 8,32 persen pada triwulan I 2026, masih sangat bergantung pada sektor pertambangan nikel. Direktur Studi Sosio-Bioekonomi CELIOS, Fiorentina Refani, menekankan bahwa meskipun pertumbuhan tinggi, ketergantungan pada satu sektor dapat mengancam stabilitas ekonomi daerah. Dalam satu dekade terakhir, kontribusi sektor pertanian menurun dari 34,4 persen menjadi 15,8 persen, sementara pertambangan dan industri pengolahan nikel meningkat hingga hampir 60 persen.
Foto & Sumber: ANTARA Sulawesi Tengah · © ANTARA Sulawesi Tengah
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar