Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
BPJS Kesehatan memperkuat layanan kesehatan jantung dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan, serta menekan biaya. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengungkapkan bahwa penyakit jantung menjadi perhatian utama dengan proyeksi lebih dari 29,7 juta kasus pada 2025 dan biaya sekitar Rp17,35 triliun. Untuk mencegah penyakit jantung, diperlukan penguatan layanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dengan deteksi dini faktor risiko. BPJS Kesehatan juga berupaya untuk mengubah indikator monitoring mutu pelayanan dari proses ke outcome, serta menerapkan pendekatan Value-Based Health Care. Di wilayah Madiun, terdapat 24 rumah sakit yang menyediakan layanan poli jantung dalam program JKN, termasuk RSUD dr Soedono Madiun.
Foto & Sumber: ANTARA Jawa Timur · © ANTARA Jawa Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar