Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah Indonesia akan melanjutkan pembelian minyak mentah dari Rusia dengan memperhatikan kepatuhan terhadap aturan dan aspek keekonomian. Proses pembelian ini merupakan bagian dari kerja sama government-to-government (G-to-G) dan government-to-business (G-to-B). Bahlil menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan energi nasional di tengah rendahnya produksi domestik yang hanya mencapai 571.731 barel per hari, sementara target untuk 2026 adalah 610 ribu barel per hari. Impor minyak dari Rusia diharapkan dapat memperkuat cadangan energi nasional dan dilakukan secara bertahap hingga akhir 2026. Kerja sama energi ini juga dibahas dalam Eastern Economic Forum di Vladivostok, di mana Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas eksplorasi dan produksi energi.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar