Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat terganggu akibat pendangkalan alur Sungai Kapuas dan penurunan debit air. PT Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan rencana kontinjensi untuk memastikan pasokan energi tetap aman. Corporate Secretary PPN, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa pengalihan jalur distribusi dari sungai ke darat akan memperpanjang waktu pengiriman. Meskipun pengiriman lewat sungai biasanya memakan waktu satu hari, jalur darat diperkirakan akan lebih lama. Roberth menekankan pentingnya penggunaan BBM secara bijak dan mengimbau masyarakat untuk tidak memanfaatkan situasi ini untuk keuntungan pribadi. Anggota BPH Migas, Fathul Nugroho, juga menegaskan bahwa distribusi BBM akan tetap dijaga melalui skema alternatif dan darurat. Salah satu opsi yang dibahas adalah penggunaan tongkang terapung sebagai jetty sementara untuk memfasilitasi bongkar muat BBM.
Foto & Sumber: Detik Finance · © Detik Finance
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar