Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Harga minyak dunia yang melonjak hingga US$ 108 per barel dapat memicu kenaikan harga Pertamax hingga Rp 20.000 per liter, menurut Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, karena dapat mengganggu rantai pasok energi dan memperlambat pemulihan stok BBM. Saat ini, stok BBM di terminal dan SPBU dalam kondisi aman, namun lonjakan permintaan akibat panic buying dapat memperpanjang proses pemulihan yang memerlukan waktu minimal satu minggu. Ketegangan di Selat Hormuz dan Laut Merah juga turut berkontribusi pada kenaikan harga minyak dunia, membuat pedagang memborong minyak mentah untuk mengantisipasi gangguan pasokan.
Foto & Sumber: Detik Finance · © Detik Finance
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar