Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pipa minyak vital Arab Saudi terpaksa ditutup setelah serangan drone dari Irak, mengakibatkan kerusakan dan korban luka. Pipa ini mengalirkan 4-5% pasokan minyak global dan menjadi jalur utama bagi Saudi. Pemerintah Irak menyelidiki serangan ini, sementara Saudi memilih tidak membalas. Dewan Kerja Sama Teluk mengecam serangan tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan regional. Penutupan pipa memperburuk krisis pasokan energi, di tengah kemajuan milisi Houthi di Yaman, yang juga mempengaruhi harga minyak yang kini melampaui US$ 100 per barel.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar