Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS pada perdagangan terakhir pekan ini, berada di level Rp17.585/US$ setelah sempat menyentuh Rp17.620/US$. Meskipun mengalami pelemahan, rupiah mencatat penguatan sekitar 0,26% dalam sepekan. Penguatan indeks dolar AS dan kenaikan harga energi menjadi faktor utama yang menekan rupiah. Pasar kini menantikan rilis inflasi konsumen AS yang dapat mempengaruhi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, dengan ekspektasi kenaikan suku bunga yang dapat menambah tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar