Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, berharap agar krisis geopolitik di Timur Tengah segera mereda untuk menstabilkan harga bahan bakar nonsubsidi seperti Pertamax. Ia mengungkapkan bahwa konflik antara AS dan Iran merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Pertamina, yang berdampak pada harga minyak global. Saat ini, harga minyak mentah Indonesia mencapai 89,43 dolar AS per barel, dan jika tidak ada penurunan, harga Pertamax diperkirakan akan berkisar antara Rp18 ribu hingga Rp20 ribu. Pemerintah terus memantau perkembangan pasar menjelang penetapan harga BBM bulan September, dengan fokus pada ketahanan energi nasional.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar