Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Direktur Metodologi dan Sains Data BPS, Setia Pramana, menjelaskan bahwa ketidaksesuaian desil yang dialami masyarakat, seperti kasus tukang becak Timbul dari Kulon Progo, disebabkan oleh belum adanya pemutakhiran data. Timbul yang awalnya berada di desil 1, kemudian naik ke desil 9, dan kembali ke desil 3 setelah data diperbarui. Setia menekankan pentingnya pemutakhiran data untuk mencerminkan kondisi sosial ekonomi yang dinamis, agar akurasi data kemiskinan dan penerima bantuan sosial dapat ditingkatkan. BPS berkomitmen untuk terus memperbarui data demi menangkap perubahan kondisi masyarakat.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar