Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan telah mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto untuk menginvestigasi anomali dalam sektor perberasan yang merugikan konsumen. Amran menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menindak tegas pelaku yang melakukan penipuan terkait produk beras, khususnya beras fortifikasi yang dijual dengan klaim gizi tidak sesuai. Ia menyatakan akan segera mengumumkan hasil temuan terkait ketidaksesuaian tersebut, dan berjanji tidak akan mundur dalam mengungkap praktik mafia beras yang merugikan masyarakat. Amran juga menyoroti bahwa keuntungan yang didapat pelaku anomali sangat besar, sementara konsumen harus membayar lebih tinggi untuk produk yang tidak sesuai dengan klaim yang ada.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar