Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Wisatawan China kini cenderung membeli pakaian murah untuk digunakan sekali saat berlibur, lalu membuang atau menjualnya setelah itu. Tren ini, yang dikenal sebagai disposable clothing, muncul sejak musim panas 2026 dan menjadi populer di kalangan pengguna media sosial di China. Meskipun praktis dan hemat, tren ini memicu kritik karena berpotensi memperburuk masalah limbah tekstil dan kesehatan. Menurut UNEP, limbah tekstil global mencapai 92 juta ton per tahun, dan hanya 8 persen serat tekstil yang berasal dari daur ulang.
Foto & Sumber: detikTravel · © detikTravel
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar