CI
CNN Indonesia Internasional
Internasional
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
CI
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah merampas drone bawah laut REMUS 600 milik Amerika Serikat di Selat Hormuz. Dalam pernyataan pada 27 September, IRGC menyebut operasi intelijen yang melibatkan pengawasan dan peperangan elektronik berhasil mengamankan kendaraan tersebut. Drone ini diduga digunakan untuk spionase dan memiliki kemampuan beroperasi hingga kedalaman 600 meter. Pusat Komando AS (CENTCOM) membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa semua aset drone mereka tetap di bawah kendali Washington. Ini adalah peristiwa kedua di mana Iran mengklaim merampas persenjataan AS, setelah sebelumnya mengaku merebut kapal selam otonom milik AS.
Foto & Sumber: CNN Indonesia Internasional · © CNN Indonesia Internasional
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar