Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, mengungkapkan kemarahannya terhadap Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, yang dituduh mengutamakan kepentingan pribadi dengan membocorkan kesepakatan rahasia mengenai pemindahan dua tawanan perang asal Korea Utara. Lee menegaskan bahwa tindakan Zelensky yang mengklaim keberhasilan menangkap kedua tentara itu dalam pidatonya di PBB tidak dapat diterima, karena telah melanggar kesepakatan yang seharusnya dirahasiakan. Anggota parlemen oposisi Korsel, Yoo Yong-won, mengonfirmasi bahwa kedua tawanan telah tiba di Korsel dan mengkritik pemerintah yang berusaha merahasiakan kesepakatan tersebut, menekankan perlunya pendekatan yang lebih proaktif.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar