Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Sebanyak 99 tokoh Tana Samawa di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, merumuskan nilai-nilai budaya lokal untuk tetap relevan dalam menghadapi perubahan zaman. Kegiatan ini berlangsung dalam Silatulfikri pada 25-27 September 2026 di Pondok Modern Internasional (PMI) Dea Malela. Wakil Bupati Sumbawa, Mohamad Ansori, menekankan pentingnya menjaga identitas budaya sambil mempersiapkan generasi muda untuk bersaing secara global. Kegiatan ini juga bertujuan untuk menghasilkan rumusan nilai yang jelas dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Pengasuh PMI, M Din Syamsuddin, menyatakan bahwa Silatulfikri menjadi sarana menggali kembali nilai-nilai kehidupan masyarakat Sumbawa, dengan harapan nilai-nilai tersebut dapat dihidupkan dan diterapkan dalam pendidikan dan kehidupan sehari-hari.
Foto & Sumber: ANTARA Nusa Tenggara Barat · © ANTARA Nusa Tenggara Barat
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar