from Sendow
AN
ANTARA Nusa Tenggara Timur
BI mencermati fasilitas kredit Rp2.500 T belum cair, permintaan bayar meningkat

BI mencermati fasilitas kredit Rp2.500 T belum cair, permintaan bayar meningkat

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa fasilitas kredit yang belum dicairkan mencapai Rp2.548 triliun per Juli 2026. Gubernur BI, Destry Damayanti, menyatakan bahwa tingginya jumlah kredit yang belum dicairkan dipengaruhi oleh faktor permintaan dan penawaran. Meskipun permintaan kredit dari sektor swasta masih terbatas, terdapat tanda-tanda peningkatan permintaan. BI juga memperkuat Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial untuk mendorong likuiditas perbankan agar lebih banyak mengalir ke pembiayaan ekonomi. Pertumbuhan kredit perbankan pada Agustus 2026 tercatat 13,65 persen secara tahunan, didorong oleh kredit investasi dan modal kerja.

Foto & Sumber: ANTARA Nusa Tenggara Timur © ANTARA Nusa Tenggara Timur

—