Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pendiri Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, menekankan pentingnya ketahanan finansial bagi aparatur sipil negara (ASN) di Sulawesi Tengah. Dalam rapat koordinasi di Palu, ia menyatakan bahwa pengelolaan keuangan yang baik lebih penting daripada jumlah uang yang dimiliki. Menurut riset, sekitar 70 persen peserta edukasi literasi keuangan mengalami tekanan keuangan. Mardiyah mengajak peserta untuk mengenali pendapatan dan pengeluaran serta menyisihkan untuk tabungan. Ia juga menyoroti pentingnya dana darurat, terutama di daerah rawan bencana. Kepala Bappeda Sulawesi Tengah, Arfan, menambahkan bahwa literasi keuangan berbasis syariah sangat diperlukan untuk membangun tata kelola keuangan yang sehat dan berkelanjutan bagi ASN.
Foto & Sumber: ANTARA Sulawesi Tengah · © ANTARA Sulawesi Tengah
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar