Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pemerintah Kabupaten Probolinggo memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji bersubsidi untuk memastikan pasokan tetap tersedia dan harga terjaga. Sekretaris Daerah Probolinggo, Ugas Irwanto, menekankan pentingnya tata kelola yang sesuai aturan agar subsidi tidak salah sasaran. Pemkab telah menggelar rapat untuk mengidentifikasi kendala dalam distribusi kedua komoditas ini dan meminta laporan dari pihak terkait, termasuk PT Pertamina, mengenai kondisi pasokan dan kuota penyaluran. Kepala Kejaksaan Negeri Probolinggo, Mohammad Anggidigdo, juga menyoroti pentingnya ketepatan sasaran dalam penyaluran subsidi. Ia meminta perbaikan tata kelola penyaluran BBM bersubsidi sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 191, termasuk penggunaan barcode pada aplikasi MyPertamina. Diharapkan, pengawasan pada aplikasi tersebut dapat diperketat agar penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah bagi masyarakat.
Foto & Sumber: ANTARA Jawa Timur · © ANTARA Jawa Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar