Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan bahwa 70 juta anak Indonesia perlu dilindungi dari risiko yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan (AI). Pernyataan ini disampaikan dalam Sidang Umum ke-81 PBB, di mana ia menekankan pentingnya memastikan keselamatan dan hak anak sejak awal. Meutya juga menyatakan bahwa perlindungan anak tidak hanya tanggung jawab orang tua, tetapi juga pemerintah, industri teknologi, dan komunitas internasional. Dalam forum yang dihadiri, Indonesia menjadi bagian dari Global Coalition for Children's Rights and Protection in the Age of AI, yang meluncurkan roadmap untuk memperkuat keselamatan dan privasi anak dalam pengembangan teknologi.
Foto & Sumber: CNN Indonesia Teknologi · © CNN Indonesia Teknologi
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar