Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) mengajukan permohonan kepada DPR RI untuk menghapus Harga Eceran Tertinggi (HET) gula. Ketua Umum APTRI, Soemitro Samadikoen, mengungkapkan bahwa biaya produksi meningkat akibat penggunaan pupuk nonsubsidi yang harganya melonjak. Ia menilai, jika petani harus membeli pupuk nonsubsidi, maka harga gula seharusnya tidak dibatasi. Soemitro juga menyoroti masalah alokasi pupuk subsidi yang tidak mencukupi, di mana petani hanya mendapatkan jatah untuk lahan terbatas meskipun membutuhkan lebih banyak pupuk. APTRI mengusulkan agar pemerintah menghapus HET dan HAP untuk memberikan keadilan bagi petani, serta meminta agar pemerintah tetap dapat melakukan operasi pasar untuk menjaga harga gula di tingkat konsumen.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar