Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pemerintah Indonesia, melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, masih melakukan revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN untuk mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 GWp. Bahlil menekankan pentingnya revisi ini sebagai landasan hukum bagi program transisi energi. Diperlukan investasi sekitar 70–73 miliar dolar AS untuk mendukung program tersebut, dengan penekanan pada kolaborasi dan penggunaan komponen dalam negeri. Sebelumnya, PLN juga telah mengajukan revisi RUPTL yang mencakup penambahan kapasitas PLTS dan sistem penyimpanan energi.
Foto & Sumber: ANTARA Sumatera Barat · © ANTARA Sumatera Barat
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar