Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengevaluasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026 milik PT Bayan Resources Tbk. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara, Tri Winarno, menyatakan bahwa dokumen RKAB memerlukan pemeriksaan lebih detail. Proses peninjauan diharapkan selesai dalam minggu ini. Sementara itu, manajemen Bayan mengumumkan keadaan force majeure akibat belum diterbitkannya persetujuan RKAB, yang berdampak pada kemampuan anak perusahaan dalam memenuhi kontrak pasokan batu bara. Mereka berharap pengumuman ini dapat meminimalisir risiko bagi perusahaan dan anak-anak perusahaannya.
Foto & Sumber: CNN Indonesia Ekonomi · © CNN Indonesia Ekonomi
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar