Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meningkatkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan menyiapkan tiga ton garam untuk memicu hujan buatan di Kalimantan Timur, yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan. Tenaga Ahli Kepala BNPB, Albertus Irianto, menyatakan bahwa keberadaan awan berpotensi menghasilkan hujan dapat membantu mengurangi dampak asap dan kondisi kering. OMC dilakukan di beberapa wilayah, termasuk Kutai Kartanegara dan Samarinda, dengan potensi pertumbuhan awan hujan di Kaltim mencapai 50-70 persen. Selain itu, kualitas udara di Samarinda menurun drastis, dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada di kategori Tidak Sehat, memicu Dinas Pendidikan Kaltim untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh. BNPB berharap OMC dapat meningkatkan kemungkinan hujan dan mengurangi dampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.
Foto & Sumber: ANTARA Kalimantan Timur · © ANTARA Kalimantan Timur
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar