Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Beberapa orang mengalami kesulitan navigasi bahkan di rumah sendiri, kondisi ini dikenal sebagai developmental topographical disorientation (DTD). DTD bukan disebabkan oleh cedera otak, melainkan merupakan kondisi seumur hidup yang mempengaruhi kemampuan seseorang untuk membangun peta mental. Meskipun kemampuan mengenali landmark masih berfungsi, penderita DTD kesulitan menemukan rute menuju tempat tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa masalah ini berkaitan dengan kualitas peta kognitif yang dimiliki individu. Solusi bagi penderita DTD adalah menggunakan rute yang sering dilalui, namun kesulitan muncul jika rute tersebut tidak dapat diakses. Keberadaan GPS dapat membantu, tetapi kondisi ini menyoroti kompleksitas kerja otak manusia dalam navigasi.
Foto & Sumber: CNN Indonesia Gaya Hidup · © CNN Indonesia Gaya Hidup
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar