Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan udara besar-besaran yang menghantam East-West Pipeline di Arab Saudi, memaksa penutupan jalur pipa minyak utama tersebut. Serangan yang diduga berasal dari Irak ini mendorong pemerintah Irak untuk memecat seorang komandan militer dan kepala kepolisian di Provinsi Maysan. Pipa sepanjang 1.200 kilometer ini sebelumnya menjadi penyelamat ekonomi global, namun kini pasokan minyak mentah Saudi menurun ke level terendah dalam tiga dekade, memicu lonjakan harga komoditas di pasar global. Sementara itu, situasi di Yaman juga memburuk dengan kelompok Houthi merebut pulau strategis, menambah kompleksitas krisis ini. Diplomasi regional pun terhambat, dengan Iran menolak dialog tanpa syarat dari AS dan sekutunya.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar