Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Erupsi Gunung Anak Krakatau pada awal September 2026 menarik perhatian terkait dampak abu vulkanik. Abu vulkanik dapat bertahan di atmosfer tergantung pada ukuran dan kondisi cuaca. Partikel halus dapat mengapung lebih lama, sementara partikel yang lebih besar cenderung jatuh lebih cepat. Penelitian menunjukkan bahwa abu dapat bertahan dari beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada faktor-faktor tersebut. Pemantauan terus dilakukan untuk memahami lebih lanjut tentang dampak dan penyebaran abu vulkanik pasca-erupsi.
Foto & Sumber: ANTARA Warta Bumi · © ANTARA Warta Bumi
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar