Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Akademisi Universitas Mataram, Agus Purbathin Hadi, menekankan pentingnya menyeimbangkan pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata dalam rekonstruksi Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, pascakebakaran. Ia mengingatkan agar Sade tidak hanya menjadi museum tanpa kehidupan masyarakat. Proses rekonstruksi harus melibatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan pariwisata, bukan sekadar objek wisata. Agus mengusulkan konsep community-based cultural tourism yang mengutamakan budaya lokal dan memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat. Kampung Adat Sade, yang mengalami kebakaran pada 22 Agustus 2026, adalah salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok, dikenal karena tradisi Suku Sasak yang masih hidup.
Foto & Sumber: ANTARA Terkini · © ANTARA Terkini
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar