Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Belakangan ini, HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program) disebut-sebut sebagai penyebab erupsi gunung berapi di Indonesia. Namun, Daryono dari IABI menegaskan bahwa erupsi tersebut murni disebabkan oleh dinamika tektonik Bumi, bukan rekayasa teknologi. HAARP adalah fasilitas penelitian di Alaska yang mempelajari ionosfer, dan tidak memiliki kemampuan untuk memicu erupsi. Energi yang menyebabkan erupsi berasal dari dalam Bumi, di mana magma naik akibat tekanan gas dan perbedaan densitas. Indonesia, yang terletak di jalur Cincin Api, memang rawan terhadap aktivitas vulkanik karena pertemuan lempeng tektonik.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar