Full load
Dapatkan info terkini, fitur terbaru, dan pengalaman tercepat.
Dapatkan aplikasi
Pinjaman daring (pindar) di Indonesia semakin memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat menengah ke bawah. Ketua AFPI, Kuseryansyah, menjelaskan bahwa perusahaan pindar dapat menggunakan data alternatif seperti nomor HP aktif selama 10 tahun untuk menilai kelayakan nasabah, berbeda dengan perusahaan konvensional yang mengandalkan skor kredit. Dengan populasi yang besar, Indonesia menjadi target utama pindar, menekankan bahwa semua lapisan masyarakat berhak mendapatkan akses kredit. Meski outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp94,85 triliun pada November 2025, masih terdapat celah pembiayaan nasional sekitar Rp1.650 triliun, mengingat total kebutuhan pembiayaan diperkirakan mencapai Rp2.650 triliun.
Foto & Sumber: CNBC Indonesia · © CNBC Indonesia
Bagikan
Tautan disalin
Full load
Memuat chat
Terenkripsi secara end-to-end
Komentar
0Belum ada komentar
untuk ikut berkomentar