from Sendow

Islamic Center Hubbul Wathan

Islamic Center Hubbul Wathan adalah masjid raya kebanggaan Nusa Tenggara Barat yang berdiri megah di jantung Kota Mataram. Menara Asmaul Husna setinggi 99 meter dapat dinaiki pengunjung untuk menyaksikan panorama kota, Gunung Rinjani, dan garis pantai Lombok.

Sebagai penanda julukan Lombok sebagai Pulau Seribu Masjid, kompleks ini menjadi pusat wisata religi sekaligus ruang publik keluarga. Kawasan sekitarnya menjadi titik keramaian stabil yang menghidupkan pedagang kuliner dan usaha jasa kota.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

Taman Sangkareang

Taman Sangkareang adalah taman kota utama di kawasan pusat pemerintahan Mataram. Ruang terbuka hijau yang tertata ini menjadi lokasi olahraga pagi, kegiatan komunitas, dan acara publik yang rutin digelar.

Sebagai jantung ruang publik kota, kawasan Sangkareang menjadi titik kumpul warga sepanjang hari. Keramaiannya membuka peluang bagi pedagang kuliner dan komunitas kreatif untuk menggelar kegiatan dan pasar akhir pekan.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

Taman Narmada

Taman Narmada dibangun pada 1727 oleh Raja Mataram Lombok sebagai replika miniatur Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak, tempat pelaksanaan upacara keagamaan. Kolam, pura, dan mata air yang dipercaya membawa awet muda menjadi daya tarik utamanya.

Berada di gerbang timur kawasan Mataram, taman ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya paling ramai di Lombok. Kunjungan yang stabil menopang UMKM kuliner, pemandu, dan perajin di kawasan sekitarnya.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

Pura Meru

Pura Meru di Cakranegara adalah pura Hindu terbesar dan terpenting di Lombok, dibangun pada abad ke-18 sebagai simbol pemersatu. Deretan meru atau menara bertingkat di dalamnya melambangkan gunung suci dan menjadi latar arsitektur yang megah.

Berdampingan dengan Taman Mayura, pura ini menjadi bukti hidup keragaman budaya Mataram. Sebagai destinasi wisata sejarah, kawasan Cakranegara menghidupkan jasa pemandu, kuliner, dan perajin cinderamata setempat.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

Taman Loang Baloq

Taman Loang Baloq adalah kawasan rekreasi tepi pantai di pesisir selatan Kota Mataram. Memadukan hutan bakau, makam keramat bersejarah, dan pantai berpasir, taman ini menjadi ruang wisata keluarga yang ramai pada akhir pekan.

Perpaduan wisata alam, religi, dan rekreasi menjadikan Loang Baloq destinasi serba guna bagi warga kota. Keramaian pengunjung menghidupkan pedagang kuliner, penyewaan, dan pelaku usaha jasa di sekitarnya.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

Taman Mayura

Taman Mayura adalah taman air bersejarah peninggalan Kerajaan Karangasem yang dibangun pada 1744 di kawasan Cakranegara. Balai kambang atau bale terapung di tengah kolam luasnya menjadi ikon yang memancarkan ketenangan.

Kini taman ini menjadi ruang publik dan destinasi wisata sejarah di jantung Mataram. Suasananya yang teduh menjadikannya tempat bersantai warga, sekaligus panggung bagi UMKM kuliner dan kegiatan budaya kota.

Places · Mataram Foto lokal / Wikimedia Commons

Konten Places jaringan Sendow

M
Mataram
Eks pimpinan pesantren di NTB yang dituduh melakukan kekerasan seksual penuhi panggilan polisi

Eks pimpinan pesantren di NTB yang dituduh melakukan kekerasan seksual penuhi panggilan polisi

Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Imanuddin Sumar, eks pimpinan pesantren di Nusa Tenggara Barat, memenuhi panggilan polisi setelah sebelumnya mangkir dengan alasan sakit. Ia diperiksa terkait tuduhan kekerasan seksual terhadap santri perempuannya. Imanuddin didampingi pengacara dan istrinya saat tiba di Polres Lombok Tengah. Kasus ini mencuat setelah beberapa bekas santri mengumpulkan bukti dan melaporkan dugaan kekerasan seksual, yang ditanggapi Imanuddin sebagai tuduhan tidak benar. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) mencatat jumlah korban yang melapor meningkat menjadi 15 orang. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, yang menggantikan Imanuddin, berjanji akan mengawal proses hukum dan mendukung penegakan hukum dalam kasus ini.

Foto & Sumber: Mataram © BBC News Indonesia

—